Viral! Wanita Berhijab Hitam asal Nagekeo Menangis Tersedu – sedu, Minta Bantuan Pulang ke Indonesia

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oris Goti

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Akun tik tok @darmawaty9708 memposting sebuah video berdurasi 5 satu hari lalu. Video itu menampilkan seorang wanita berhijab hitam, menangis tersedu – sedu. Matanya tampak bengkak dan sembab.

Wanita itu diduga merupakan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi. Dia mengaku mendapat ancaman dari majikannya. Dia mengharapkan bantuan dari sanak keluarganya di Maropokot, Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

“Assalamualaikum, teman – teman yang di tik – tok, yang Indonesia atau tidak di sini Arab, TKW – TKW (Tenaga Kerja Wanita). Kalian pernah merasa atau tidak ni. Saya mau cerita. Mungkin ini video terakhirku,”

“Untuk keluarga yang di Mbay, Maropokot orangtuaku dan saudaraku mohon nonton video adekmu ini, anakmu ini. Saya diancam, kalau berani jawaban omongannya di potong lidahku,” kata wanita itu, lalu menangis.

Baca juga: Viral di Medsos Dua Orang Siswi SD di NTT Nyanyi Lagu Rapp Sukses Bikin Warganet Terpukau

“Habis itu gajiku tidak akan dikasi. Saya tidak akan dikasi pulang ke Indonesia. Kecuali uang semuanya yang saya kerja selama ini dikasi kembali. Padahal saya kerja kasihan, saya kerja di sini,” lanjutnya sembari menangis.

“Habis itu dia mau suruh anaknya. Dia omong di anaknya bilang ke anaknya, bilang saya tidak kerja. Baru suruh anaknya pukul saya, suruh tendang saya, suruh injak saya, suruh dipotong lidahku. Ya Allah saya masih bisa bersyukur masih bisa bicara di HP ini. Seluruh dunia ya Allah mudah – mudahan bisa lihat ini. Saya diancam seperti itu,”

“Mau ke kantor. Saya bilang saya mau pulang, saya tidak mau lagi di sini. Biar saja kasi pulang saya ke kantor, tidak apa-apa. Kan saya pegang uang empat juta sekarang ni. Empat juta ini toh. Saya bilang tidak apa-apa itu ambil saja, intinya kasi pulang saya ke kantor,”

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Baca Juga

Ikuti kami di

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *