Usai Beritakan Kasus Judi, Rumah Wartawan di Raibasin Terbakar, Polres Belu: Kami Tidak Bisa

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

TRIBUNFLORES.COM, ATAMBUA – Polres Belu, melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), memberikan keterangan pers terkait kebakaran rumah seorang jurnalis/wartawan Batastimor.com, Weren Timo.

Kejadian ini terjadi pada Minggu, 26 November 2023, sekitar pukul 20.30 WITA, bertempat di RT 001 RW 001, Dusun Raibasin, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, setelah Weren Timo memberitakan kasus perjudian di Kabupaten Belu.

Keterangan pers ini disampaikan oleh Iptu Jafar Awad Alkatiri, Kasatreskrim Polres Belu, didampingi oleh I Ketut Karwana, Kasie Humas Polres Belu, serta tim Inafis, di Aula Gelar Sidang Polres Belu pada Sabtu, 2 Desember 2023.

Rilis pers ini dikeluarkan setelah polisi melakukan interogasi atau wawancara terhadap 4 orang saksi dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca juga: Kronologi Orang Tak Dikenal Ancam, Intimidasi Wartawan dan Rohaniwan di Belu NTT

Beberapa fakta yang diungkapkan dalam keterangan pers tersebut antara lain; saksi melihat kobaran api sudah besar, pemilik rumah tidak ada di tempat saat kebakaran terjadi, dan ada indikasi sambungan arus pendek.

“Karena keterbatasan alat, api sulit dipadamkan, yang akhirnya semakin membesar,” ungkap Kasatreskrim Iptu Jafar Awad Alkatiri, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi.

Disampaikan dia, bahwa tafsiran kerugian akibat kebakaran mencapai 60 juta rupiah, termasuk uang tunai sebesar Rp2 juta, laptop merek Assuz 1 unit, TV Polytron 24 inch 1 unit, speaker aktif, dan surat-surat berharga.

Disampaikan pula bahwa saat melakukan olah TKP ditemukan barang-barang di sekitar TKP yang diduga baik berhubungan langsung maupun tidak berhubungan langsung, berupa gulungan kabel, kayu bekas terbakar, seng bekas terbakar, dan potongan kabel yang panjangnya kurang lebih 300 m.

“Berdasarkan keterangan saksi bahwa tidak ada yang melihat api saat masih kecil, semua melihat saat api sudah besar,” katanya.

Baca juga: Kisah Inspiratif Bripka Yonas Magang Sauw Sukses Rintis Budidaya Ikan Nila di Lembata

Ia juga menyampaikan bahwa, rumah korban ini menggunakan aliran listrik dari balai dusun Raibasin, tidak memiliki meteran sendiri.

“Aliran listrik tersebut disambung ke empat rumah termasuk rumah korban dengan jarak dari meteran sampai rumah korban ini sekitar 300 meter,” jelasnya lagi.

Oleh karena itu, pihaknya (Polres Belu, red) sudah melakukan interogasi dan klarifikasi kepada pihak PLN.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *