Tari Topeng Majalengka Punah, Ini Usulan Sandiaga untuk Hidupkan Lagi

Jakarta

Tari topeng randegan yang berasal dari Majalengka dikatakan punah. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno optimistis tari itu bisa dihidupkan kembali.

Tari itu merupakan tarian tardisi Majalengka, Jawa Barat. Tari topeng randegan diciptakan pada 1942-an oleh pegiat seni di Majalengka.

“Ini PR juga bagi kita. Karena jangan sampai punah. Nah, ini makanya festival-festival seperti ini (Indofringe@Sekolah) nanti saya titip, pak,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di kantornya, Senin (26/2/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sandiaga lalu meminta pemrakarsa Indofringe untuk mengadakan festival yang khusus diadakan di Majalengka. Tak hanya bernyanyi dan band, ia ingin event itu diisi dengan Tari Topeng Randegan.

“Kalau bisa yang Jawa Barat ada yang Majalengka karena ada satu tari topeng ini punah. Jadi saya instruksikan Indofringe@sekolah memiliki satu sekolah di Majalengka yang memfestivalkan tari topeng,” kata dia.

Sandiaga mengatakan bahwa budaya Indonesia ini jangan sampai punah. Dengan adanya festival di sekolah dari Indofringe, dianggapnya akan memicu Tari Topeng Randegan hidup kembali karena memiliki tempat berkreasi.

“Jangan sampai ini punah. Karena kepunahan yang tidak ada penerusnya ini karena ketidakmampuan kita menciptakan generasi muda yang tetap menggemari tari topeng,” ujar Sandiaga.

“Kemarin di Festival Singkawang kan ada tatung dan beberapa. Ini masih bisa terpelihara karena anak-anak mudanya tetap diberikan ruang untuk berkreasi. Ada platform-nya,” imbuh dia.

“Indofringe@sekolah ini salah satu strategi kita untuk memastikan tidak ada kepunahan seni budaya kita, terutama Tari Topeng di Majalengka,” tegas Sandiaga.

Simak Video “Pemerintah RI Soroti Aturan Bawa Uang Rp 6,5 Juta ke Thailand”[Gambas:Video 20detik](msl/fem)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *