Siswa SMA di Maumere Bunuh Diri, Psikolog Unipa Maumere Sebut Perlu Perhatian

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Dosen Program Studi Psikologi Unipa Maumere, Debi Angelina Br Barus,S.Psi,.M.Psi, angkat bicara terkait siswa salah satu SMA di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, ditemukan meninggal gantung diri di kantin sekolah , Sabtu 20 Januari 2024 sekitar pukul 06.00 Wita.

Menurut Debi Angelina Br Barus,S.Psi,.M.Psi, saat dihubungi TribunFlores.com, menjelaskan, Terkait anak muda yang memutuskan untuk akhiri hidup secara tak wajar dan membuat pesan di Facebook beberapa waktu lalu, Bisa dikatakan ia pribadi yang kurang mampu untuk mengekspresikan emosinya dengan baik.

Kata dia, Kasus bunuh diri sepertinya sudah menjadi trend untuk anak muda di zaman sekarang karena generasi zaman sekarang sangat minim kasih sayang dari orang tua.

Menurutnya, karena tuntutan hidup yang tinggi, persaingan yang tinggi, ilmu pengetahuan dan teknologi yang canggih namun tidak di barengi dengan kecerdasan emosi dan kecerdasan spritual.

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas di Kantin Sekolahnya, VM Pamitan dan Menulis Status di Facebooknya

Untuk mencegah hal ini terjadi, Sebaiknya mulai diaktifkan kembali hubungan/ikatan kasih sayang antara orang tua dengan anak.

” Peran orang tua, sekolah dan masyarakat untuk memberikan kasih, cinta sangat dibutuhkan anak muda di zaman sekarang,” ujarnya

Dikatakannya, Orang-orang yang mengalami depresi bukan hanya sekedar butuh nasehat saja tapi lebih dari itu, butuh diperhatikan, dirangkul, didengar, dan butuh kasih sayang bukan hanya sekedar nasehat dengan kata-kata.

“Makanya mari kita sama-sama (pihak agama/gereja, orang tua, masyarakat) mengaktifkan kembali kelompok doa yang saling mendukung dan memberikan contoh teladan bagi anak muda,” harapnya.

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Baca Juga

Ikuti kami di

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *