Salah Nama di Tiket Pesawat, Penumpang Terpaksa Bayar Rp 73 Juta

Jakarta

Kasus ini bisa menjadi pelajaran buat traveler untuk mulai memperhatikan hal-hal detail terkait tiket penerbangan. Jangan sampai nanti dilarang terbang karena nama tak sesuai dengan ID atau paspor.

Diberitakan Yahoo News, Jumat (5/1/2024) sepasang suami istri yang telah membayangkan liburan indah di Eropa harus meringis saat mereka terpaksa mengeluarkan uang puluhan juta demi tiket baru. Itu dikarenakan adanya perbedaan nama di tiket dengan paspor.

Pasangan yang tinggal di Brisbane, Phil dan Kate, memesan liburan selama sebulan di Inggris dan Eropa pada bulan Juli tahun lalu. Mereka berencana untuk mengunjungi keluarga dan menikmati musim panas setempat.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Phil mengatakan dia cukup terkesan dengan harga penerbangan mereka yang masing-masing berharga USD 2,400 pulang pergi dan dia membelinya melalui situs perjalanan Student Universe. Mereka terbang dari Brisbane ke Melbourne dengan Virgin, lalu Melbourne ke London melalui Doha dengan Qatar Airways.

Namun hanya beberapa jam sebelum menjalani rute pertama, staf di konter check-in melihat ada ketidaksesuaian pada tiket Kate. Dalam tiket itu nama lengkapnya adalah Katherine, namun yang tertulis pada tiket hanya Kate.

“Itu adalah kesalahan administratif, saya pikir saya menikahi Kate di gereja dan bukan Katherine. Mereka hanya mengatakan untuk bisa terbang, itu sangat sederhana, nama paspor harus sama dengan tiket,” kata Phil kepada A Current Affair.

Virgin dilaporkan memberi tahu pasangan itu bahwa perubahan apa pun perlu dilakukan melalui situs web pemesanan. Pasangan ini masih santai, karena di benak mereka masalah ini sederhana, hanya perlu edit nama saja.

Namun kenyataannya, Student Universe mengatakan mereka harus membatalkan tiket Kate dan hanya menawarkan pengembalian dana sebagian. Layanan tersebut kemudian dilaporkan memberi tahu pasangan itu bahwa mereka harus membeli tiket baru atas nama Katherine.

Adapun harga tiket yang baru yaitu USD 4.700 (Rp 73 juta).

“Mereka tidak punya waktu, itulah alasan mereka, untuk melakukan perubahan nama pada tiket, tapi mereka punya waktu untuk menjual tiket baru kepada kami,” kata Phil.

“Saya memohon kepada mereka melalui telepon: ‘Tolong, Anda tidak bisa melakukan itu, semua uang liburan kami habis dalam sekejap’,” ujar Kate.

Kecocokan antara paspor dan tiket penting

Quentin Long dari Australian Traveler mengatakan kecocokan antara paspor dan tiket sangat penting.

“Ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga soal visa, ini semua tentang lembaga antar pemerintah, ini sebenarnya sangat, sangat penting. Ini benar-benar salah satu contoh, di mana semakin lama Anda menemukan kesalahannya, maka akan semakin buruk jadinya,” katanya.

Dia mengingatkan, jika mendapatkan tiket murah, harus sadar jika ruang gerak akan terbatas. Dan bila ada kesalahan, harus menjadi tanggungjawab sendiri.

Phill akhirnya mau tak mau harus membayar lebih tiket tersebut. Mereka merasa perusahaan mengeksploitasi situasi mereka.

“Mereka hanya mengambil keuntungan dari seluruh situasi, khususnya musim puncak perjalanan dan waktu adalah hal yang paling penting. Kami terjebak dalam situasi di mana kami harus terbang dan mereka tahu itu,” katanya.

Simak Video ” AirAsia Suguhkan Tiket Murah, Jakarta-Singapura Mulai Rp 400 Ribuan”[Gambas:Video 20detik](sym/sym)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *