Pramugari: Ketimbang Komplain Makanan di Pesawat, Bawa Bekal Saja

Jakarta

Seorang pramugari menumpahkan kekesalannya terhadap penumpang yang rewel soal makanan di pesawat. Dia heran para penumpang sudah mengetahui makanan di pesawat tidak enak, tetapi tidak membawa bekal.

Kekesalan pramugari itu dituangkan dalam artikel curhatan di salah satu media Inggris, The Sun. Penulisnya tidak disebutkan namanya, hanya menggunakan keterangan: pramugari.

“Makanan di pesawat bisa mengecewakan, terutama jika kalian adalah orang yang rewel dalam makan. Hampir di setiap penerbangan yang saya bertugas, pasti banyak penumpang yang meringis saat mendengar apa yang akan mereka makan untuk makan siang atau makan malam,” tulis si pramugari itu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya muak mendengar keluhan penumpang tentang makanan. Bahkan ada yang bertanya kepada kami apakah kami punya hal lain, sebab kami akan menjawab dengan, “maaf, tidak”,” dia menambahkan.

“Penumpang tidak dapat mengharapkan kami memiliki makanan berlebih di pesawat. Pesawatnya kecil, kami tidak memiliki dapur di mana pun yang dapat kami gunakan untuk menyiapkan hidangan baru khusus untuk mereka. Kita hanya membawa apa yang perlukan dan tidak lebih banyak lagi,” dia menegaskan.

Pramugari itu menyebut sudah sering kali mengingatkan penumpang, melalui media sosial dan artikelnya di sejumlah media, untuk membawa bekal dalam penerbangan.

“Inilah sebabnya saya selalu menyarankan untuk membawa makanan sendiri, terutama jika perjalanannya jauh. Artinya, Anda tidak akan lapar selama perjalanan dan itu berarti saya tidak perlu mendengarkan Anda mengeluh tentang makanan lagi,” ujar pramugari yang mengaku sudah bekerja selama 10 tahun itu.

Dia juga mengingatkan makanan di pesawat tidak akan seenak makanan yang disediakan di rumah atau restoran.

“Tentu saja makanannya tidak akan enak, Anda di pesawat, makanan itu dibuat di pabrik, bukan di dapur oleh koki. Ini adalah salah satu kompromi yang harus Anda lakukan saat terbang dari satu negara ke negara lain. Anda harus menerima bahwa kualitas makanannya tidak terbaik,” ujar dia.

“Jadi ambillah sesuatu yang Anda suka; sandwich yang enak, kemudian masukkan ke dalam tupperware. Simpan saja di dalam tas untuk memastikan Anda tidak akan kecewa dengan santapan di pesawat. Apalagi, untuk penumpang yang alergi dan mempunyai kebutuhan diet,’ ujar dia.

“Saya tidak mengerti bagaimana orang-orang ini sekarang tidak tahu cara memesan makanan mereka terlebih dahulu, tapi sepertinya di setiap penerbangan selalu ada orang-orang yang alergi kacang atau intoleransi susu, yang hanya mengharapkan kita menyiapkan makanan khusus untuk mereka,” kata dia.

“Salah satu cara termudah untuk membawa makanan ke dalam pesawat adalah dalam bentuk secangkir mie. Kami dengan senang hati akan mengisinya dengan air panas untuk Anda. Anda hanya perlu meminta air panas kepada kami.Atau bawa cemilan yang disukai. Itu saja,” kata dia.

Simak Video “Bikin Laper: Kelezatan Ayam Pramugari yang Digoreng Pakai Cabai”[Gambas:Video 20detik](fem/fem)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *