Perolehan Suara Prabowo-Gibran Tertinggi Sepanjang Sejarah Pilpres RI

Perolehan Suara Presiden Terpilih dalam Pilpres Langsung oleh Rakyat (2004-2024)

A Font Kecil
A Font Sedang
A Font Besar

Pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dalam satu putaran. Perolehan suaranya mencapai 96.214.691 suara atau 58,59% dari total suara sah nasional.

Torehan suara Prabowo-Gibran mengungguli dua pasangan calon lainnya, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebanyak 40.971.906 suara (24,95%) dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD meraih 27.040.878 suara (16,46%).

Adapun total suara sah nasional mencapai 164.227.475 suara. Rekapitulasi suara tersebut meliputi perolehan suara di 38 provinsi di Indonesia dan 128 wilayah panitia pemilihan luar negeri (PPLN).

Hasil Pemilu 2024 ditetapkan melalui keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.

“Menetapkan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden secara nasional berdasarkan berita acara nomor 218/PL.01.08-BA/05/2024 dalam Pemilihan Umum 2024,” kata Ketua KPU Hasyim Asy’ari dalam konferensi pers online dalam akun YouTube KPU RI, Rabu (20/3/2024).

Hasil rekapitulasi KPU pun menunjukkan bahwa Prabowo-Gibran unggul di 36 provinsi, sedangkan Anies-Muhaimin meraih perolehan suara terbesar di dua provinsi, yaitu Sumatera Barat dan Aceh. Di sisi lain, Ganjar-Mahfud tidak memenangi satu pun provinsi.

Suara Prabowo-Gibran juga menjadi yang tertinggi dalam sejarah pilpres Indonesia.

(Baca juga: Rekapitulasi KPU: Prabowo-Gibran Menang Pilpres 2024 dengan 96 Juta Suara)

Berdasarkan data KPU yang diolah Badan Pusat Statistik (BPS), pemenang pilpres pertama yang dipilih langsung oleh rakyat pada 2004 adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) dengan perolehan 69.266.350 suara.

Kemenangan tersebut dilalui SBY-JK dalam dua putaran. Petarungnya, Megawati-Hasyim Muzadi mengantongi 44.990.704 suara. Adapun total suara sah pada putaran kedua mencapai 114.257.054 suara.

Pada Pilpres 2009, SBY kembali memenangkan pemilihan bersama Boediono dengan perolehan 73.874.562 suara. Lawannya, Megawati-Prabowo Subianto memperoleh 32.548.105 suara dan Jusuf Kalla-Wiranto sebanyak 15.081.814 suara. Total suara sah Pilpres 2009 sebanyak 121.504.481 suara.

Selanjutnya, Pilpres 2014 dimenangkan oleh Joko Widodo (Jokowi)-JK sebanyak 70.997.833 (53,15%). Lawannya, Prabowo Subianto-Hatta Radjasa sebanyak 62.576.444 (46,85%). Suara sah se-Indonesia sebanyak 133.574.277 suara.

Jokowi kembali memenangkan pilpres pada 2019 bersama Maruf Amin dengan total 85.607.362 (55,5%). Prabowo, lawan tangguhnya yang sudah kalah berulang kali dalam pilpres, harus puas mengantongi suara sebesar 68.650.239 (44,5%) bersama Sandiaga Uno. Total suara pada saat itu menyentuh 154.257.607 suara.

(Baca juga: Hasil Rekap Pilpres 2024 KPU Tak Jauh dari Quick Count)

Editor :
Erlina F. Santika

Data Terkait
Data Stories Terkini

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *