Pemda Sikka Tegas Tolak Permintaan CV Bengkunis Agar Pasar Wuring Tetap Dibuka

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Pemerintah Kabupaten Sikka telah menanggapi isi surat dari Direktris CV Bengkunis Jaya terkait penolakan penutupan Pasar Wuring.

Surat Direktris CV. Bengkunis Jaya Nomor: 001BGY/20231129, tertanggal 29 November 2023 perihal Jawaban Atas Surat Dari Pemerintah Kabupaten Sikka tentang permasalahan keberadaan dan atau aktivitas Pasar Wuring, Pemerintah kabupaten Sikka merespon dengan beberapa penegasan.

Penegasan Pemerintah Kabupaten Sikka, tertuang dalam surat, Nomor : HK.005/ 126 /XII/2023, tanggal 6 Desember 2023, Perihal : Tanggapan Atas Jawaban, yang ditandatangani oleh Plt. Sekda Kabupaten Sikka, Robertus Ray, S. Sos.

Dalam suratnya, Rabu, 6 Desember 2023, menjelaskan beberapa penegasan sebagai jawaban atas surat yang dilayangkan oleh Direktris CV. Bengkunis sebelumnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemkab Sikka Tutup Pasar Wuring, CV Bengkunis Minta Pedagang Tetap Jualan

Penegasan Pemkab Sikka sebagai berikut:

Pertama: Pemerintah Kabupaten Sikka patut memberikan apresiasi atas Nomor Induk Berusaha (NIB) Nomor 091221003814 yang dimiliki CV. Bengkunis Jaya, namun berdasarkan hasil monitoring dan pengawasan dalam pelaksanaan di lapangan tidak terdapat kesesuaian antara izin yang dikeluarkan dengan kenyataan riil aktivitas dan kegiatan CV.Bengkunis Jaya.

Kedua: Pemerintah Kabupaten Sikka menyatakan dengan tegas menolak keberatan Saudari Direktris CV. Bengkunis Jaya.

Ketiga : Pemerintah Kabupaten Sikka akan tetap menegakkan aturan mengenai Penyelenggaraan Sarana Perdagangan sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Direktur CV Bengkunis Jaya Surati Pedagang Agar Berjualan Seperti Biasa

Polemik penutupan Pasar Wuring berbuntut panjang.

Bahkan info terbaru yang diperoleh TribunFlores.Com pada 6 Desember 2023, pengelola Pasar Wuring menyurati warga dan pedagang di area pasar wuring untuk beraktivitas seperti biasa.

Dengan alasan, CV Bengkunis Jaya telah mengantongi izin resmi pemerintah melalui menteri investasi.

Selain itu, saat ini Pihak CV Bengkunis Jaya tengah menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan persoalan itu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *