Motor Bebek Rajai Jalanan RI, Segini Target Penjualan di 2024

Jakarta, CNBC Indonesia – Penjualan motor di tahun 2023 lalu sudah tembus lebih dari 6,2 juta unit. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menargetkan penjualan yang lebih tinggi lagi di tahun ini.  Sekitar 90% dari angka itu adalah pasar motor bebek.

Setidaknya ditargetkan naik sekitar 300.000-an unit atau sekitar 4,83% dari tahun 2023. 

“Total market di tahun 2024 naik menjadi sekitar 6,2-6,5 juta unit,” tulis Sekretaris Umum AISI Hari Budianto dalam paparan diskusi Forwot, dikutip Rabu (17/1/2024).

Proyeksi kenaikan penjualan itu ditopang oleh beberapa faktor, misalnya pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang diperkirakan di sekitar 5-5,5%, kemudian inflasi yang juga stabil di kisaran 3-4% serta daya beli dan konsumsi dalam negeri yang stabil. Segmen roda dua pun diperkirakan bakal

Sementara faktor minusnya ada pada beberapa faktor, misalnya ekonomi global yang terlihat bakal tetap melambat serta tantangan pada terhambatnya suplai bahan baku akibat tensi geopolitik yang berpotensi membuat harga bahan baku menjadi naik.

Penopang penjualan masih akan ditopang oleh motor tipe bebek yang berada di kisaran 90%, sedangkan sisanya direbutkan oleh tipe sport dan matic.

Sementara itu penjualan motor listrik masih mandek meskipun pemerintah sudah memberi subsidi sebesar Rp 7 juta per motor. Pada 2023 lalu, hanya 11.532 unit motor yang tersalurkan meski pemerintah memiliki kuota sebesar 200.000 unit.

“Penyebab utama adalah produk sepeda motor listrik belum dipercaya masyarakat. Hal itu karena waktu charging lama dan harga yang masih tinggi,” kata Hari.

Rendahnya serapan kuota motor listrik membuat pemerintah memilih untuk memangkas kuotanya. Semula, dalam Permenperin No 6/2023 ditetapkan kuota sebesar 600 ribu unit di tahun ini. Namun, jumlahnya berkurang menjadi 50.000 unit saja.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Nah! Ini Tujuan Jokowi Beri Subsidi Motor Listrik Rp7 Juta


(dce) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *