Momen Mengerikan Lagi, Mesin Pesawat Boeing Kebakaran di Udara

Jakarta

Momen mengerikan kembali dialami oleh salah satu pesawat bikinan Boeing. Sebuah pesawat kargo terpaksa mendarat karena mesinnya terbakar di udara.

Menyitir CNN, Sabtu (20/1/2024), sebuah penerbangan kargo Atlas Air dalam perjalanan dari Miami ke Puerto Rico melakukan pendaratan darurat pada hari Kamis malam. Armada itu dilaporkan mengalami kerusakan mesin, kata Administrasi Penerbangan Federal.

Menurut FlightAware, pesawat tersebut mengudara selama 14 menit. Insiden tersebut tampaknya dimulai sekitar tiga menit setelah penerbangan. Awak pesawat melaporkan adanya kebakaran mesin, menurut rekaman lalu lintas udara.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Mayday, mayday, raksasa 095 berat, kebakaran mesin. Minta vektor kembali ke bandara,” kata kru pesawat, menurut audio yang diposting di LiveATC.net.

Laporan insiden FAA mengatakan bahwa mesin No. 2 dari pesawat tersebut mengalami kerusakan. Itu adalah mesin inboard di sayap kiri Boeing 747.

“Sebuah pemeriksaan pasca penerbangan menunjukkan adanya lubang sebesar bola softball di atas mesin nomor dua,” kata laporan tersebut.

Insiden itu membuat percikan api beterbangan di langit malam di atas Miami.

Melanie Adaros sedang berjalan di dekat rumahnya di kawasan Kendall, Miami, sekitar pukul 22.40 ketika dia melihat ke atas dan melihat api dan percikan api yang berasal dari mesin pesawat.

“Itu sangat menakutkan. Saya tidak tahu apakah pesawat itu akan jatuh,” katanya kepada CNN

Tidak jelas apakah percikan api tersebut disebabkan oleh masalah pada pesawat atau sesuatu yang berasal dari luar.

Atlas Air mengatakan bahwa para kru pesawat telah mengikuti semua prosedur standar dan dengan selamat kembali ke Bandara Internasional Miami. Pesawat mendarat sekitar pukul 11 malam hari Kamis.

Atlas Air akan melakukan inspeksi untuk menentukan penyebab masalah ini, dan FAA serta Dewan Keselamatan Transportasi Nasional mengatakan mereka akan menyelidikinya.

“NTSB telah membuka investigasi dan mengumpulkan informasi untuk mengevaluasi dan menentukan ruang lingkup investigasi,” kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan kepada CNN. “Tidak ada informasi lebih lanjut yang bisa dirilis saat ini.”

Pesawat tersebut adalah Boeing 747-8 yang dibuat pada tahun 2015, menurut data FAA. Dalam sebuah pernyataan, Boeing mengatakan bahwa pihaknya “mendukung pelanggan kami dan akan mendukung penyelidikan NTSB atas insiden ini.”

Simak Video “Regulator AS Turun Tangan Buntut Jendela Alaska Airlines Lepas di Udara”[Gambas:Video 20detik](msl/fem)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *