Lintasan Banjir Seret Batu Besar dari Gunung Lewotobi Ancam Desa Dulipali, Flores Timur

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA¬† –Batu-batu berukuran besar berserakan di atas hamparan perkebunan warga Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, Selasa, 20 Februari 2024.

TRIBUNFLORES.COM menyusuri lintasan banjir itu dari RT 05, Dusun Duri, Desa Dulipali sekira pukul 16.00 Wita.

Bebatuan besar sisi kiri dan kanan membuat membuat perjalan terhambat kendati jaraknya tak sampai 1 kilo meter dari perkampungan.

Dua personel Polsek Wulanggitang, Aipda Ali Jailani dan Bripka Paulus Hadjon kesulitan menyusuri setiap tikungan kawah yang baru terbuka akibat banjir pertama sekira sebulan lalu itu.

Baca juga: Imbas Banjir, Rumah di Dulipali Flores Timur Direndam Lumpur Setinggi Betis

Tiba di salah satu kebun mete, tampak sebuah batu dengan tinggi sekira 2,5 meter dan lebar 1,5 meter. Batu berwarna putih itu terguling dari gunung kemudian terseret banjir deras.

Menurut Ketua RT 05, Laurensius Bele Puka, sebelum batu berserakan, lokasi itu dipenuhi tanaman jagung, termasuk kelapa dan mete yang menjadi komoditi andalan warga.

“Tanaman rusak, semua sudah tertimbun pasir dan batu,” ujarnya.

Kawah kali yang baru terbuka itu mengancam nyawa warga Dulipali yang tinggal di bagian utara barat laut Gunung Lewotobi Laki-laki.

Baca juga: 14 Destinasi Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Dikunjungi 2024, Ada Air Terjun

Laurensius dan aparat kepolisian terkejut lantaran batu-batu besar berada tak jauh dari perkampungan. Jika turun hujan deras, batu besar bisa saja terseret ke pemukiman yang berada di dataran rendah.

Penjabat Kepala Desa Dulipali, Prudensia Dora Muda, mengatakan RT 05 menjadi lokasi paling rawan banjir. Imbasnya sudah dialami warga, salah satunya Yohanes Paman Bukan yang sementara waktu sedang mengungsi.

“Kita arahkan mengungsi sementara waktu ke rumah warga yang lokasinya lebih aman,” ucapnya.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

BERITATERKAIT

Baca Juga

Ikuti kami di

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *