Kunjungan Wisatawan ke Kampung Adat Compang Todo Manggarai Meningkat

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM,RUTENG-  Kunjungan wisatawan  ke Kampung Adat Compang Todo di Desa Todo, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai meningkat sejak 2023.

Ketua Organisasi Compang Todo, Gregorius Geo menyebutkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 2.181 orang, domestik mencapai 2.513 dan paling sedikit pelajar mahasiswa ada 96 orang.

“Jika diakumulasi, kunjungan sepanjang tahun 2023 selepas pandemi Covid 19 boleh dikatakan mengalami peningkatan 4.790 orang,”kata Gregorius Geo.

Gregorius Geo menyampaikan, peningkatan wisatawan tidak terlepas dari kerja sama dengan mitra seperti pemandu wisata, Swiss Contact, BMO Flores dan BPOLBF Labuan Bajo.

Baca juga: Eksotis dan Penuh Pesona, 6 Kampung Adat di Flores Wajib Dikunjungi

“Kampung Todo ini salah satu kampung adat yang tertua yang di Kabupaten Manggarai. Dan ini merupakan situs budaya Manggarai di mana Kampung Todo ini dulu pusat Kerajaan Manggarai,” ucap Gregorius.

Sebagai  situs budaya, Gregorius mengharapkan sejarah peradaban Manggarai di balik Kampung Adat Todo dapat menjadi satu daya tarik. Namun, pemandu wisata yang bisa berbahasa asing di  Kampung Todo terbatas.

“Keberadaan guide yang masih kurang. Selama ini guide untuk bahasa asing hanya ada tiga orang,”ungkap Gregorius.

Selain keterbatasan pemandu wisata asli Kampung Todo yang mampu berbahasa asing, Gregorius mengeluhkan fasilitas seperti toilet untuk wisatawan untuk direhab.

Baca juga: Pemda Manggarai Timur Proses Bantuan Tunai Bagi Janda asal Urung Baras 

“Kami ada keluhan lebih khusus, fasilitas kami di sini ada beberapa toilet yang perlu direhab sebenarnya. Kemudian Todo ini sasaran utamanya rumah adat terbangun Niang ini baru enam sementara di sini sebenarnya ada sembilan, kami harap instansi terkait bisa bantu kami,” ucapa Gregorius.

Sementara untuk daya tarik lain yang ditawarkan adalah produk UMKM.  Tempat wisata budaya Kampung Adat Todo memiliki kelompok UMKM dengan produk kreatif tenun ikat khas Todo dan produk tenun turunan lainya.

“Tentunya keberadaan UMKM sangat membantu pengembangan produk pendukung kepariwisataan yang ada,” ucapnya.

Gregorius juga menyampaikan, meningkatnya kunjungan wisatawan di Kampung Todo tentu memberi sumbangsi untuk PAD di Kabupaten Manggarai dan meningkatkan ekonomi warga setempat.

“Tahun 2024 ini berharap semakin banyak lagi wisatawan yang berkunjung untuk mengenal Manggarai dan memahami sejarah Manggarai,”pungkas Gregorius.

Berita Tribunflores.com lainnya di Google News

BERITATERKAIT

Baca Juga

Ikuti kami di

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *