Klingking Fun Hadir Lagi, Beri Diskon buat Kamu yang Nyoblos Pemilu

Jakarta

Klingking Fun hadir lagi untuk menekan angka golput di pemilu tahun ini. Caranya, dengan pemberian diskon kepada masyarakat yang telah menyoblos.

Inisiasi ini dilakukan oleh kolaborasi dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).

Sebelumnya inisiasi ini telah dijalankan pada pemilu sebelumnya, yakni pada 2019 dan disebut salah satu faktor yang bisa menurunkan angka golput.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kalau dilihat datanya tahun 2014, golputnya sampai 30 persen, 2019 kita bisa menurunkan golput sampai 18 persen. Jadi, kenapa kembali dibuat program ini? Paling tidak mempertahankan atau menurunkan angka golput,” Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani, di Weekly Press Briefing, Senin (5/2/2024).

Selain itu, pemilu kini yang didominasi kaum muda membuat hal ini dirasa langkah yang tepat untuk menekan angka golput.

“Jadi setelah nyoblos datang ke mal dan mendapat diskon khusus dengan menunjukkan tinta di kelingking yang jadi tanda kita sudah nyoblos. Jadi selain menurunkan angka golput juga bisa meningkatkan transaksi belanja dan ini jelas membantu mendorong ekonomi supaya situasinya tidak panas,” sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyambut positif.

“Saya positif melihatnya ya. Jadi kita gimana menggunakan pesta demokrasi terbesar ketiga dunia di Indonesia ini, setelah India dan Amerika, untuk bisa meningkatkan perekonomian dan di waktu yang sama mereka juga mengharapkan akan menurunkan golput,” ucapnya dalam kesempatan yang sama.

“Jadi ini dua tujuan tercapai, sekali dayung dua pulau terlampaui. Jadi menurut saya ini sangat positif, makanya kami dukung di Kemenparekraf,” sambungnya.

Yang Berbeda

Yang menjadi pembeda Klingking Fun tahun ini dengan periode sebelumnya adalah rencana perluasan promosi ke tempat wisata dan juga hiburan. Menurut Sandi, hal ini alih-alih mengajak masyarakat untuk sekedar liburan, tetapi juga menyoblos terlebih dulu baru pergi untuk berwisata.”Pemikirannya kan harus menunjukkan kelingking yang sudah ditinta. Jadi saya ingin diperluas kenapa? Karena belum tentu teman-teman yang nyoblos paginya itu terus hanya ke mall, mereka siapa tau mau healing,” jelasnya.

Simak Video “Pesan Kemenkes agar Petugas KPPS Tak ‘Tumbang’ di Pemilu 2024”[Gambas:Video 20detik](wkn/wsw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *