Ingin Estetik, eh Gagal! Drama Lampu Pocong di Medan

Medan

Medan sempat dihebohkan dengan pemasangan lampu pocong. Proyek lampu jalanan itu disetop dan uang ditarik kembali dari kontraktor.

Dari laman LPSE Kota Medan, proyek bernama Penataan Lansekap Ruas Jalan di 8 ruas jalan di kota Medan pada akhir 2022. Proyek itu menelan anggaran sebesar Rp 25 miliar. Proyek itu dimenangkan oleh enam kontraktor. Uang telah diserahkan kepada pemenang tender senilai Rp 21 miliar.

Tetapi kemudian, proyek itu dibanjiri kritik oleh warga. Penyebabnya, bentuk lampu hiasnya yang mirip dengan pocong.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemeriksaan Inspektorat Medan dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Medan menunjukkan adanya indikasi kegagalan sehingga Pemko Medan memutuskan proyek di delapan ruas jalan di kota Medan ini sebagai total loss alias proyek gagal. Proyek itu dinyatakan gagal pada Mei 2023.

Proyek pun dibatalkan. Uang diminta dikembalikan.

Tiga perusahaan telah mengembalikan uang, sedangkan tiga lainnya belum melakukan pengembalian hingga kasus itu ditangani oleh penegak hukum.

Kini, Bobby menyatakan uang proyek telah dikembalikan seluruhnya.

“Kami terima kasih dan mengapresiasi kepada Bapak Kajari Kota Medan yang sangat luar biasa, menurut kami. mensupport, membantu kami, Pemerintah Kota Medan, dalam melakukan penagihan kepada pelaksana sebesar Rp 7,8 miliar yang dari total keseluruhan dari pengerjaan lampu ”pocong” ini sama-sama kita ketahui itu adalah kurang lebih ada Rp 21 miliar,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution di Kantor Kejari Medan, Jumat (29/12) dan dikutip pada Minggu (31/12).

Bobby Nasution juga meminta maaf kepada warga Medan karena proyek lampu ‘pocong’ tersebut. Ia mengakui proyek tersebut gagal atau total lost.

“Kami juga dalam hal ini menyampaikan tentunya viral pada masyarakat lebih dan kurangnya tentunya karena viral viralnya ya, bukan karena kami melakukan ini karena kira kira kami mohon maaf tentunya kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut uang hasil penagihan itu akan langsung disetorkan ke rekening Pemkot Medan di Bank Sumut.

“Kami terima kasih dan mengapresiasi kepada Bapak Kajari Kota Medan yang sangat luar biasa menurut kami men-support membantu kami Pemerintah Kota Medan dalam melakukan penagihan,” kata Bobby.

“Alhamdulillah hari ini sudah terkumpul dan diserahkan ke kami dan lakukan akan langsung kami serahkan akan kami masukan rekening pemerintah langsung diserahkan ke Bank Sumut nantinya,” dia menambahkan.

Simak Video “Bobby Tegaskan Masih di PDIP Meski Dukung Prabowo-Gibran”[Gambas:Video 20detik](fem/fem)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *