Dinkes TTS Catat 3.631 Kasus Gigitan HPR, Masyarakat Diminta Waspada

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

TRIBUNFLORES.COM, SOE – Korban gigitan anjing (HPR) di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) terus bertambah. Saat ini korban gigitan HPR mencapai 3.631 orang.

Menyikapi kondisi yang ada, Pemerintah Daerah meminta masyarakat untuk tetap dan selalu waspada.

Hal itu disampaikan Juru bicara Satgas penanganan virus rabies kabupaten Timor Tengah Selatan, Octas B. Tallo, ST, MT, kepada Pos Kupang, Sabtu, 9 Maret 2024.

“Kasus gigitan HPR terus bertambah. Karena itu masyarakat perlu menanamkan kesadaran dalam diri bahwa virus ini berbahaya dan perlu dihindari,” katanya.

Baca juga: 3 Rumah Warga Nangahale Rusak Dihantam Pohon dan Angin Kencang

Dirinya menjelaskan, Pemerintah Daerah sedang berupa untuk mempercepat penanganan virus rabies dengan melaksanakan vaksinasi secara masif. Karenanya masyarakat diminta untuk mendukung upaya pemerintah ini dengan mengandangkan HPR agar memudahkan petugas teknis saat hendak memberikan vaksin kepada HPR.

Menurut pria yang akrab disapa Adi ini, sebanyak 3.615 korban saat ini menjalani rawat jalan, 0 korban dirawat di Fasyankes kecamatan, 0 korban dirawat di RSUD Soe dan 16 korban gigitan anjing meninggal dunia.

Adi mengatakan, dari 3.631 korban gigitan anjing, diketahui 16 korban menunjukan gejala khas Rabies, 957 korban tidak menunjukan gejala khas rabies dan 2.648 korban lainnya tidak menunjukan atau belum ada gejala.

Baca juga: Pengadaan 35 Pin Emas DPRD Sikka Rp 525 Juta, Gaharpung: Harus Malu

Adi merincikan, dari kasus tersebut terdata 3 korban bayi, 584 korban berusia balita, 1.259 korban berusia sekolah, 1.470 korban berusia produktif dan 313 korban lainnya terkategori lansia.

“Jumlah 3.631 kasus gigitan tersebut tersebar di 32 kecamatan dan 264 desa di kabupatenTTS,” terangnya.

Dikatakan, hingga saat ini terdata sebanyak 3.777 orang telah divaksin. Dengan rincian, tenaga kesehatan sebanyak 106 orang; kesehatan hewan 61 orang; dan korban HPR sebanyak 3.619 orang.

Dirinya menerangkan, saat ini jumlah anjing yang telah divaksin sebanyak 44.349 ekor. Kucing yang telah divaksin sebanyak 3.467 ekor. Kera yang telah divaksin 21 ekor.

Menurut Adi, pihaknya terus menginformasikan dan mengedukasi masyarakat perihal pentingnya pencegahan penyebaran virus rabies.

“Untuk pencegahan penyebaran virus rabies ini sesuai dengan instruksi bupati. Kita selalu mengingatkan masyarakat perihal pentingnya mengandangkan HPR,” ucapnya.

Dia menerangkan, tim teknis di lapangan terus berupaya untuk meminimalisir penyebaran virus rabies dengan mempercepat langkah vaksinasi HPR. (din)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *