Diduga Depresi dan Tertutup, Pelajar di Manggarai Barat Tewas Usai Minum Racun Hama Sidatan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO – Seorang pelajar berinisial EI (23) warga Kampung Nara, Desa Watu Galang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat ditemukan tewas usai menenggak cairan insektisida jenis Sidatan.

Kapolres Manggarai Barat melalui Kapolsek Sano Nggoang Ipda Juharis mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Senin 8 Januari 2025 dini hari. Belum diketahui motif pelajar malang ini meminum racun.

Adapun kronologi kejadian pada Senin dini hari kakak kandung korban, Viktorinus Sudion mendengar teriakan dari samping rumah, saat dihampiri, Viktor menemukan korban dalam kondisi tengkurap. Keluarga berusaha menolong dan membawanya ke faskes terdekat, tapi nyawa korban tidak tertolong.

“Saudara korban langsung menggendong korban ke dalam rumah, dan meminta bantuan untuk dibawa ke puskesmas, akan tetapi sebelum dibawa korban sudah meninggal dunia,” ujarnya, dikonfirmasi Pos Kupang, Selasa 9 Januari 2024.

Baca juga: Polisi Ungkap Motif Pelajar di Manggarai Barat Minum Racun Hama

Ia mengatakan, dugaan sementara korban nekat mengakhiri hidup karena depresi, akhir-akhir ini korban juga sangat tertutup dengan keluarga.

“Keterangan dari pihak keluarga akhir-akhir ini korban sangat tertutup, dan diduga mengalami depresi sehingga korban nekat melakukan bunuh diri,” ujarnya.

Ipda Juharis menyebut, keluarga korban memilih menyudahi kasus tersebut dan menerimanya sebagai musibah.

“Keluarga Korban bersedia membuat surat pernyataan menolak dilakukan otopsi dan berita acara menerima kematian serta surat pernyataan menolak diproses secara hukum,” pungkasnya. (uka)

Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *