Cerita Candi Borobudur ‘Tersiksa’ karena Wisatawan Bebas Merokok

Jakarta

Candi Borobudur merupakan cagar budaya yang menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan. Namun, ternyata candi ini sempat tersiksa dengan tingkah laku wisatawan.

Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi megah yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini adalah destinasi ikonik yang wajib dikunjungi turis bila berlibur ke Indonesia.

Saat ini, Candi Borobudur dikelola dengan lebih ketat. Salah satunya tampak dari aturan pembatasan wisatawan untuk naik ke candi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, wisatawan juga tidak diizinkan merokok di kawasan Candi Borobudur. Di sana terdapat plang dilarang merokok untuk mengingatkan wisatawan.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa sebelum aturan berkunjung ke Candi Borobudur dibuat ketat seperti sekarang, dulunya wisatawan bebas-bebas saja berkegiatan di sana. Bahkan, zaman dulu, wisatawan bebas merokok di antara stupa-stupa bersejarah.

Koordinator Cagar Budaya Museum dan Cagar Budaya Direktorat Kebudayaan Kemendikbudristek, Prabawa Dwi Putranto, menceritakan proses panjang sebelum Candi Borobudur bebas asap rokok. Hal itu ia sampaikan dalam lokakarya bersama Kemenparekraf di Hotel JS Luwansa Jakarta, Rabu (6/12/2023).

“Dulu waktu pariwisata sedang besar-besarnya di Borobudur, merokok masih diperbolehkan. Sehingga orang di atas candi dengan seenaknya merokok,” kata Prabawa.

Kebiasaan buruk tersebut, lantas menimbulkan masalah. Banyak puntung rokok yang dibuang sembarangan di area peninggalan sejarah.

“Akhirnya membuang puntuk rokoknya ke mana-mana. Sebenarnya yang berbahaya adalah puntung rokoknya masuk ke sela-sela batu dan itu sangat sulit dibersihkan dan akhirnya merusak candi itu sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Prabawa juga mengatakan ketika wisatawan masih bebas merokok, banyak wisatawan lain yang tidak nyaman. “Walaupun di outdoor tapi kalau kita berada dalam jarak yang berdekatan dengan orang yang merokok kan akan sangat terganggu,” kata dia.

Berkaca dari hal tersebut, aturan mengenai larangan merokok mulai diberlakukan pada 2007.

“Kami menyadari sampah puntung rokok sangat mengganggu kelestarian candi. Saat itu, belum berpikir secara masif (menerapkan larangan merokok). Melatih satpam untuk tidak memperbolehkan merokok dan memasang plang,” Prabawa menerangkan.

Prabawa menjelaskan, kampanye bebas rokok di Candi Borobudur mulai dilakukan secara masif pada 2012. Candi Borobudur juga menjadi situs pertama yang menerapkan kawasan bebas rokok.

Setelahnya, semakin banyak bangunan cagar budaya yang menerapkan kebijakan serupa. Hingga saat ini, terhitung sudah ada 76 situs cagar budaya yang memiliki aturan cagar budaya tanpa rokok.

Simak Video “Umat Buddha Doakan Palestina di Puncak Candi Borobudur”[Gambas:Video 20detik](pin/fem)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *