Cek Data: Gibran Singgung Pencurian Data, Indonesia Negara ke-13 dengan Kebocoran Tertinggi

15 Negara dengan Kebocoran Data Tertinggi

A Font Kecil
A Font Sedang
A Font Besar

Calon wakil presiden nomor urut 1, Gibran Rakabuming Raka, menyoroti pentingnya menguatkan pertahanan siber Indonesia untuk mengatasi kebocoran data.

Hal ini ia sampaikan dalam acara Debat Capres-Cawapres 2024 seri kedua bertema “Ekonomi Kerakyatan, Ekonomi Digital, Keuangan, Investasi, Pajak, Pengelolaan APBN/APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan” di Jakarta Convention Center, Jumat (22/12/2023).

Gibran mengatakan, “Kita harus hati-hati untuk masalah pencurian data, untuk harus kita kuatkan cyber security dan cyber defense kita.”

Mengutip data Surfshark, Indonesia adalah negara dengan kebocoran data tertinggi ke-13 di dunia. Ini dapat dilihat dari kebocoran data alamat email yang terjadi sejak 2004 dengan 143,7 juta akun di Indonesia. Jumlah ini juga meningkat 85% dalam dua kuartal terakhir.

Secara historis, ada tiga insiden kebocoran data terbesar yang diamati Surfshark, yaitu Tokopedia pada April 2020 dengan jumlah kebocoran data 15 juta akun, disusul Wattpad pada Juni 2020 dengan 22,9 juta akun yang bocor. Kemudian pada Agustus 2022, ada 12,6 juta akun Indihome yang mengalami kebocoran data.

Sejak 2004 hingga kuartal III-2023, Amerika Serikat menjadi negara pertama dengan kebocoran data tertinggi, mencapai 2,7 miliar akun atau setara dengan 16,7% jumlah kebocoran akun global. Disusul Rusia dengan kebocoran terjadi pada 2,3 miliar akun atau setara dengan 14,1% insiden kebocoran data global.

Editor :
Dini Pramita

Data Terkait
Data Stories Terkini
Data Populer

Lihat Semua

Databoks Indonesia (@databoks.id)

Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata
Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *