Cegah Stres di Musim Liburan, Bandara Ini Hadirkan Llama untuk Relaksasi

Portland

Penerbangan pesawat bisa saja menyebabkan sebagian traveler stres. Untuk mengurangi ketidaknyamanan penumpang, Bandara Portland menyediakan llama.

Melansir New York Post, Jumat (29/12/2023), llama yang lucu dan menggemaskan dihadirkan di Bandara Internasional Portland, Amerika Serikat (AS). Llama adalah sejenis hewan mirip alpaka yang sudah mulai dikenal di tanah air karena unik dan terlihat bersahabat.

Hewan berbulu yang mudah dipeluk ini diberi nama Beni dan Prince. Mereka bertugas meredakan stres bagi para wisatawan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu, mereka bahkan dihiasi dengan pakaian terbaik mereka, yakni hiasan leher dengan pita merah dan bunga poinsettia, serta kain seolah jubah di tubuhnya.

Llama dihadirkan di Bandara Internasional Portland, Amerika Serikat, untuk meredakan stres para traveler di musim liburan. (Facebook.com/RojoTheLlama/)

Kedua llama ini berasal dari lembaga non profit Mountain Peaks Therapy Llamas & Alpacas. Mereka bertugas menenangkan banyak orang di tengah padatnya lalu lintas penerbangan ketika liburan. Traveler bisa merasakan sensasi berpelukan, usapan di kepala, bahkan cipika-cipiki sembari menunggu proses penerbangan atau setelah sampai di bandara.

“llama memberikan kegembiraan seketika,” kata Manajer Hubungan Media untuk Port of Portland, Allison Ferre, kepada The Post dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan bahwa prosesi ini merupakan bagian dari perubahan program liburan bandara baru-baru ini.

“Bandara kami bermitra dengan berbagai organisasi untuk mendatangkan hewan terapi sepanjang tahun dan ini merupakan cara yang sangat baik untuk menyebarkan keceriaan dan membantu penumpang menghilangkan stres selama musim liburan yang sibuk,” katanya.

Rekaman dari sepasang hewan ini menjadi viral di dunia maya. Instagram resmi bandara pun menuliskan betapa luar biasanya melihat banyak senyuman yang mereka (llama) berikan kepada para pelancong.

Shannon Joy, yang menyebut diri sebagai ‘mama llama’ sekaligus putri pendiri Mountain Peaks, Lori Gregory, menjelaskan bahwa Beni dan Prince bertukar perasaan yang tidak jelas dengan para pelancong yang kelelahan yang terburu-buru untuk naik pesawat atau mencapai tujuan akhir mereka. Sehingga interaksi mereka berlangsung singkat.

“Jadi orang-orang akan menghampiri, memberikan pelukan yang sangat dibutuhkan, dan melanjutkan perjalanan mereka,” kata Joy, pemilik llama.

“Bisa memeluk THERAPY LLAMAS selama salah satu musim perjalanan yang paling menegangkan adalah hal yang memberi kehidupan,” tulis akun resmi Mountain Peaks di Instagram.

“Kami sangat senang dapat membantu meringankan beban banyak orang!!,” tulis mereka lagi.

Llama dihadirkan di Bandara Internasional Portland, Amerika Serikat, untuk meredakan stres para traveler di musim liburan. (Facebook.com/RojoTheLlama)

Llama, kata Joy, merupakan hewan terapi yang luar biasa karena lehernya yang sangat lembut dan kuat. Mereka saling bergulat satu sama lain sehingga sulit untuk menyakiti mereka dan sangat cocok untuk meredakan stres.

“Jadi, meleburkan diri ke dalam bulu mereka diibaratkan seperti perasaan seorang anak kecil yang sedang memeluk boneka beruang kesayangan Anda,” kata dia.

Di TikTok, netizen menyambut antusias adanya Llama di bandara tersebut.

“Saya sudah tahu bahwa saya akan melewatkan penerbangan saya untuk memeluk llama,” tulis seorang pengguna.

“Dan hati saya membesar 3x lipat setelah menonton video ini,” kata yang lainnya.

Mountain Peaks, yang terletak sekitar 22 mil sebelah utara Portland di Ridgefield, Washington, menawarkan kunjungan terapi di tempat dengan hewan-hewan ini, dan telah membawa hewan lucu ini ke komunitas lansia setempat, fasilitas kesehatan, pernikahan, pesta, dan banyak lagi selama lebih dari 15 tahun.

“Keunikan dari berbagi llama dan alpacas membawa kehidupan baru bagi setiap orang yang kami temui,” kata Joy.

“Dan karena banyak yang belum pernah bertemu llama atau alpaka sebelumnya, otak kita terlibat dengan dunia keingintahuan. Keingintahuan dan keterlibatan manusia sangat terapeutik bagi setiap orang yang kita temui. Jadi, sangat menyenangkan bisa membawa kegembiraan ke mana pun kami pergi,” ujar dia.

Simak Video “3 Pelajar Asal Palestina Ditembak Orang Misterius di Vermont AS”[Gambas:Video 20detik](wkn/wkn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *