BSI Siap Akuisisi Bank Syariah Lain, Ini Bocorannya

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) bersiap untuk bertumbuh secara non organik. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan bahwa bank syariah terbesar RI itu siap untuk mengakuisisi bank syariah lain.

Ia menerangkan, ini sejalan dengan dorongan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan konsolidasi guna memperkuat industri perbankan syariah.

“Sebenernya pengalaman kita dengan merger ini, size does matterSize itu maksudnya, BSI kenapa bisa begini, karena dia gede. Size-nya besar, asetnya besar, modalnya besar. Jadi kalau memang [bank syariah] kecil-kecil itu nggak bisa tumbuh, kita bisa gitu KUB [kelompok usaha bersama] dengan kita, atau kita akuisisi asetnya,” pungkas Hery di JCC Senayan, Selasa (19/3/2024).

Ketika ditanya apakah ada rencana untuk KUB, ia menjawab ada. Hery menyebut kriteria dari bank syariah yang akan diakuisisi oleh BSI adalah yang “sama-sama sehat”.

“Kalau sana nggak sehat sini sehat kan sakit sebelah nanti,” ujarnya.

Untuk fokus bisnis dari bank syariah yang masuk radar akuisisi BSI, Hery menyebut mungkin consumer atau retail.

Sebelumnya, Investor Relations Group Head BSI Rizky Budinanta mengatakan pihaknya siap mengakuisisi bank syariah dari para pemegang saham yang hendak melakukan divestasi. Ia memberi mengibaratkan semisal BCA Syariah atau Bank Mega Syariah (BMS) yang hendak dilepas dari kedua induknya, BSI siap mengakuisisi.

“Belum, lah, belum. Rahasia. Nggak boleh, karena [perusahaan] kita tbk, ini kalau ngomongin ini-ini, nanti dimarahin OJK,” kata Hery sambil tertawa.

Adapun, BCA Syariah telah menampik wacana tersebut. Sementara BMS berencana untuk initial public offering (IPO) dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Ada Perang Harga di Perbankan, BSI Lakukan Hal Ini


(fab/fab) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *