Bekasi Rasa Puncak, Coba Main ke Jakarta Escape

Kota Bekasi

Bekasi identik sebagai kota yang panas dan tak banyak area hijau. Namun, ternyata Bekasi mempunyai taman hijau yang tak banyak orang tahu.

Bekasi merupakan kawasan kabupaten dan kota yang identik dengan kota industri. Tempat ini seringkali disebut sebagai kawasan yang panas dan jauh dari kata adem. Namun, siapa sangka ada taman adem di sekitar Bekasi yang tersembunyi dan menarik untuk didatangi.

Adalah Jakarta Escape, yakni taman tematik atau city park yang beralamat di Jalan Mabes 2 No.5, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Taman ini memiliki area seluas 7 hektare dan terdiri dari berbagai area hijau, taman bermain, tempat satwa, hingga wahana hiburan lainnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Area Hutan Bambu di Jakarta Escape. (Weka Kanaka/detikcom)

Mengunjungi tempat ini, traveler akan disuguhkan oleh suasana adem yang mungkin jarang ditemui di Bekasi. Area hijau seperti pepohonan besar, hutan bambu, hingga rerumputan hijau, sangat memanjakan mata pengunjung di sini.

Masuk ke sini, traveler akan dibawa terlebih dulu ke area terbuka yang bernama Galea Belangi. Tempat ini terdiri dari area taman terbuka dan memiliki bangunan nyentrik bernama Rumah Raflesia. Bangunan ini sekaligus menjadi ikon Jakarta Escape karena memiliki arsitektur unik dengan bentuk perpaduan segitiga yang disebut memadukan konsep dari daerah Minang dan konsep Mediterania.

Selain itu, ruang hijau juga tersedia pada hutan bambu. Untuk mengunjunginya, traveler perlu masuk ke area Selasar Belangi. Di dalamnya, traveler dapat menjelajahi area hutan bambu sekitar 10 menit.

Domba di Jakarta Escape, Bekasi. (Weka Kanaka/detikcom)

Pada area hutan bambu, traveler tak hanya dapat menikmati sejuknya berteduh di bawah bambu, tetapi juga akan menemui berbagai spot foto dan tempat berinteraksi dengan hewan. Traveler dapat memberi makan kambing mini asal Kamerun, melihat angsa, memberi makan kuda, hingga berkunjung ke area reptil.

Aktivitas memberi makan rusa di Jakarta Escape. (Weka Kanaka/detikcom)

Tak hanya itu, terdapat juga area taman bunga yang berada di sisi hutan bambu dan area rusa. Di sini, traveler juga dapat melihat rusa dari dekat dan memberinya makan. Ketika detikTravel berkunjung ke area ini dengan membawa sebungkus wortel, para rusa dengan antusias segera mendekati kami. Tetapi tenang saja, rusa ini cukup jinak dan terdapat animal keeper yang akan memandu traveler.

Area taman hijau di Jakarta Escape (Weka Kanaka/detikcom)

Keluar dari area hutan bambu, traveler akan disambut dengan Taman Victoria. Taman ini merupakan kawasan area rumput hijau yang cukup lapang. Di sini juga menjadi spot favorit untuk duduk-duduk dan berpiknik.

Selain di area taman ini, area hijau juga masih dapat dinikmati di sekitar Cafe Breezy, yakni area kafe yang dimiliki Jakarta Escape.

Kami berkunjung sekitar pukul 11.50 WIB, kendati cuaca di luar dan area terbuka sangat terik, namun area dalam khususnya area hijau cukup nikmat untuk meneduh.

Aktivitas permainan di Jakarta Escape, Bekasi. (Weka Kanaka/detikcom)

Walaupun tempat ini tak sesejuk objek wisata seperti Puncak, Bogor, lantaran berada di dataran rendah. Tetapi banyak pengunjung pun menyebut kawasan ini mirip seperti di Puncak, karena banyak menyediakan kawasan hijau dan beberapa area permainan.

“Bagus sih, di pinggiran Jakarta ada yang kayak gini ternyata, maksudnya kayak di Puncak Jawa Barat, nggak nyangka sih,” ujar pengunjung Andi yang datang dari Jakarta Timur.

“Bisa banget, karena di sini ternyata walaupun di Bekasi nggak sepanas itu karena banyak pohon adem, terus makanan dan minuman juga cukup banyak di sini kan. Jadi dalam satu tempat nggak perlu keluar-keluar, semuanya udah ada di sini, sebenarnya mirip-mirip kayak di Puncak sih. Wahananya pun juga ada ATV pun ada, berkuda ada, sepeda listrik juga ada,” ujar pengunjung lain Dinda.

Menurut penuturan Business Development Jakarta Escape, Jagat Al-Fath Nusantara, sebenarnya Jakarta Escape ini telah dibangun pada 2007, namun baru selengkap sekarang mulai 2017.

Ia juga menyebut traveler yang berkunjung ke sini bisa berkesempatan menemui hewan-hewan liar seperti berang-berang ataupun burung kakak tua. Itu lantaran tempat ini berdekatan dengan kawasan alam bebas.

Sedangkan awalnya, tempat ini adalah area training center yang tertutup. Baru sejak selepas pandemi, kawasan ini dibuka dan dikunjungi untuk umum.

“Kita umum itu baru dua tahun yang lalu deh kita buka setelah pandemi kita buka, tadinya khusus untuk yang si wedding sama yang si training, jadi mungkin orang tahunya ini ya private area dulu ya. Tapi kalau sekarang sudah dibuat publik gitu,” kata Marketing Communication Jakarta Escape, Virginania Chandira, kepada detikTravel di lokasi, Sabtu (2/12/2023).

Simak Video “Aksi Bela Palestina Kembali Digelar, Massa Penuhi Kawasan CFD Bekasi”[Gambas:Video 20detik](wkn/fem)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *