3 Cara agar Koper Tidak Hilang di Bandara

Jakarta

Kejadian koper hilang di bandara menjadi hal yang cukup sering dialami penumpang. Hal ini bisa terjadi mungkin karena pihak maskapai penerbangan atau petugas bandara yang lalai ataupun karena adanya masalah teknis.

Terlebih, jika musim liburan biasanya bandara mengalami lonjakan penumpang. Dalam hal ini, ada juga bandara yang mengalami kekurangan staf sehingga menyebabkan beberapa masalah.

Mulai dari pembatalan penerbangan, koper yang menumpuk dan hilang, hingga bagasi yang tidak berjalan. Oleh sebab itu, untuk menghindari hilangnya koper dari bandara, simak caranya berikut ini ya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara agar Koper Tidak Hilang di Bandara

Dilansir dari laman Euronews, berikut adalah hal yang bisa dilakukan agar koper tidak hilang di bandara:

1. Usahakan Pakai Koper Genggam

Dalam kondisi bandara yang penuh dan kurangnya fasilitas dan sumber daya manusia yang memadai, membawa koper genggam atau yang ukuran kabin, akan memudahkan perjalanan traveler.

Karena tidak perlu menimbang koper, cara ini juga bisa mengurangi waktu check in ketika tiba di bandara tujuan. Enaknya lagi, kamu jadi nggak perlu mengantri di bagian bagasi.

2. Bawa Barang Secukupnya

Karena menggunakan koper genggam, biasanya barang yang dibawa jadi terbatas. Namun, sistem ini setidaknya membantu membuat perjalanan traveler menjadi lebih mudah dan lancar.

Kalau kamu perlu membawa banyak barang, salah satu cara untuk menyiasatinya bisa dengan membawa backpack. Sehingga, barangnya bisa dibagi ke dalam backpack dan koper.

3. Coba Pakai Jasa Kurir Koper

Mungkin bagi sebagian orang, jasa kurir koper sedikit terdengar asing. Faktanya, jasa ini ada dan sering dipakai saat berada di tengah kondisi perjalanan udara yang kacau.

Sistem dari jasa kurir koper adalah mereka akan mengirimkan koper kamu dari rumah menuju destinasi tujuan. Untuk harganya, bisa bervariasi.

Contohnya, untuk koper seberat 20 kg dari rumah traveler di Inggris ke sebuah hotel di Spanyol. Maka traveler akan dikenai biaya sebesar 43 Euro atau sekitar Rp 718.407 (asumsi kurs 16.700).

Lama pengiriman berkisar antara 3-hari. Bagi traveler di Eropa, harga tersebut mungkin lebih murah jika dibandingkan dengan biaya penambahan koper di maskapai.

Dengan menggunakan jasa ini, kita tak perlu khawatir memikirkan keadaan koper. Selain itu, kita juga bisa tak harus menunggu lama untuk mengambil koper di bagasi.

Hal yang Perlu Dilakukan Jika Koper Hilang di Bandara

Apa yang dilakukan jika bagasi hilang? Hal pertama yang perlu dilakukan yaitu mencoba untuk menghubungi maskapai dan tetap tenang.

Segeralah menghubungi pihak maskapai yang kalian gunakan. Pasalnya, jika tidak segera melaporkan kehilangan setelah beberapa jam atau hari, khawatirnya akan mengurangi kemungkinan traveler untuk mendapatkan kompensasi.

Setelah melapor, pastikan traveler meninggalkan kontak yang bisa dihubungi maskapai agar mendapatkan informasi berkala.

Seringnya, maskapai akan mengirimkan koper langsung ke rumah apabila koper hilang atau mengalami delay.

Bagi traveler yang menggunakan asuransi perjalanan atau asuransi umum yang menanggung kasus kehilangan koper. Bisa melaporkannya segera ke pihak asuransi. Biasanya, pengajuan klaim lewat asuransi lebih cepat diproses.

Saat kondisi bandara yang sedang kacau, menggunakan asuransi perjalanan yang menawarkan penggantian kehilangan barang-barang berharga mungkin bisa jadi pilihan. Pasalnya, kamu akan mendapat kompensasi dan bantuan dari pihak lain di luar maskapai.

Kejadian bagasi hilang memang tak terduga dan tidak diharapkan semua orang, namun ada baiknya kita berjaga-jaga. Semoga dengan membaca tulisan ini bisa menambah pengetahuan kalian ya.

Simak Video “Gitar Retak Seusai Naik Batik Air, Adit Soegi Bornean: Mimpi Hancur Lagi”[Gambas:Video 20detik](khq/inf)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *